PEER LEARNING MEETING PERPUSTAKAAN DI PROVINSI LAMPUNG DIBUKA OLEH PERPUSNAS REPUBLIK INDONESIA

Peserta Peer Learning Meeting di Hotel Novotel hari ini (15/10) Dok.: desa.id, Foto by : Trisno
Peserta Peer Learning Meeting di Hotel Novotel hari ini (15/10) (Dok.: desa.id, Foto by : Trisno)

dwimulyo.desa.id. 15 Oktober 2019. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan programnya yang lagi gencar, yakni Transformasi Perpustakaan Berbasis Insklusi Masyarakat. Perpustakaan berbasis  inklusi masyarakat yang kita maknai bahwa perpustakaan diera sekarang ini bukan hanya sebagai tempat membaca saja, bukan hanya sebagai gudang buku saja. Tetapi lebih luas lagi bahwa perpustakaan sebagai wadah untuk mendapatkan solusi bagi masyarakat dilingkungan perpustakaan terhadap masalah-masalah yang dihadapinya.

PLM yang diselenggarakan oleh Perpusnas dihadiri 59 perserta dari lima kabupaten di Lampung (Dok. : desa.id, Foto by : Trisno)

Perpustakaan bertransformasi, menjadi tempat belajar, tempat diskusi, tempat berlatih, dan menjadi tempat yang dirindukan oleh masyarakat karena perannya sebagai tempat yang akan dibutuhkan oleh masyarakat dilingkungan perpustakaan berada. Masyarakat dengan segala masalahnya pada akhirnya bisa datang ke perpustakaan untuk berdiskusi dan menemukan solusi terbaik dari perpustakaan, untuk mendukung tugas seperti diatas dibutuhkan tenaga perpustakaan yang sangat peka dan tanggap atas kondisi lingkungan sekitar.

Pengelola perpustakaan yang menerima program trnsformasi perpustakaan ini, dibina langsung oleh Perpusnas RI melalui berbagai pelatihan. Dimulai dari sosialisasi program, kemudian disusul dengan strategi dan pengembangan program, dan pada hari ini adalah belajar bersama perpustakaan lain untuk bertukar pengalaman (Peer Learning Meeting)

Peer Learning Meeting diselenggarakan oleh Perpusnas RI untuk di Lampung pada tanggal 15 Oktober sampai dengan 17 Oktober 2019, di Hotel Novotel Jalan Gatot Subroto Bandar Lampung. Pelaksanaan selama tiga hari ini. Diikuti oleh 59 peserta, dari lima kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. Adapun kabupaten yang hadir adalah   Kabupaten Lampung Tengah 15 orang yang terdiri dari 3 orang dari Perpusda Lampung Tengah dan 6 orang dari perpusdes serta 6 orang dari kepala kampung. Kabupaten Way Kanan dihadiri oleh 16 peserta, yang terdiri dari 3 peserta dari Perpusda Way Kanan, 6 orang dari perpusdes, 6 orang dari kepala kampung, serta satu orang dari penerima dampak. Sementara untuk Kabupaten Tulang Bawang dihadiri oleh 12 peserta, 3 dari Perpusda Tulang Bawang, 4 orang dari perpusdes, 4 orang dari kepala kampung, dan satu orang dari penerima dampak. Peserta berikutnya adalah dari Kabupaten Lampung selatan dan Kabupaten Lampung Timur yang dihadiri oleh masing-masing 2 peserta dari perpusda, satu orang dari perpusdes, dan satu orang dari kepala desa. Peserta terakhir dari Perpusda Provinsi Lampung yang merupakan Tim Sinergi yang terdiri dari empat orang.

Acara Peer Learning Meeting dibuka pukul 14.00 dari Perpusnas RI. Kemudian dilanjutkan dengan acara pertama yang dimentori oleh Mas Sugiri. “Tujuan dari PLM ini adalah memfasilitasi proses saling belajar dan berbagi pengalaman antar perpustakaan” Beliau menerangkan, “Sertah meotivasi dan membangun kepercayaan diri untuk perpusdes penerima program” imbuhnya.

Adalah metode pada pertemuan ini selain berdiskusi juga working group (kerja kelompok) Kelompok yang dibentuk saat acara ini dan kelompok setiap kabupaten. Kegiatan jeda dengan sholat maghrib dilanjutkan dengan tugas mengidentifikasi tantangan serta permasalahan yang dihadapi oleh para pengelola perpusdes.

Pertemuan berakhir untuk hari ini, selamat rehat dan mempersiapkan tugas-tugas kembali dihari esok. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan