SAATNYA YANG MUDA MAKIN MEMPESONA

SAATNYA, YANG MUDA MAKIN MEMPESONA.

Wayan Supadno.

dwimulyo.desa.id/Hari ini, Kamis 27 Juni 2019 Jam 18.00 WIB, jadwal saya memenuhi undangan acara Hitam Putih di TV Trans 7 yang biasa dipandu oleh Deddy Corbuzier. Hal bela negara dan ketahanan pangan. Sejujurnya, saya bersyukur atas kepercayaan ini bisa mewakili masyarakat pertanian Indonesia, guna menyampaikan bukti bahwa masa depan petani sangat cerah apabila inovatif dan berjiwa wirausahawan.*


Menurut pandangan saya, acara semacam ini sungguh sangat bagus, akan jauh lebih bagus lagi jika diteruskan lagi dengan frekwensi lebih tinggi lagi dan bintang tamunya para kawula muda sukses mandiri berkat inovatif dan berjiwa wirausahawan. Insan ini sangat mendesak dibutuhkan Indonesia guna menekan angka kemiskinan, pengangguran dan rasio gini (kesenjangan sosial). Agar menjadi daya dorong ke anak muda lainnya ke hal positif.

Saya pribadi banyak mengenal petani muda sukses mandiri berkat inovatif dan berjiwa wirausahawan. Di antaranya ;

1. Tri Satriya, Pemuda lulusan Univ. Muria Kudus, belum nikah, tapi mampu jadi teladan menggerakkan masyarakat bertani padi organik. Hingga saya berlangganan buat keluarga, hadiah rutin buat orang tua dan mertua. Beliau – beliau sangat senang, katanya makin terasa enak karena karya nyata anak muda sarjana pertanian. Konsisten dan pejuang Indonesia.

2. Rizal. Pemuda lulusan IPB, mengagumkan karena punya usaha agrowisata di Garut yang sudah populer dan aktif ke berbagai negara hal petani muda inovatif. Begitu rendah hati, sampai mau nginap di rumah saya di Kota Wisata Cibubur yang motivasinya mau diskusi hal usahanya dan kiat/ upaya mewujudkan cita – citanya ingin jadi wakil Indonesia di PBB hal pertanian. Luar biasa membanggakan Indonesia.

3. Agung Wedha. Pemuda lulusan S2 UGM, domisili di Singaraja Bali. Penggerak masyarakat hal pengambil alih pasar penampung hasil buah – buahan karya petani termasuk buah naga dan manggis, pasar retail dan ekspor. Sekalipun sudah S2 tetap tenang polos slalu maunya bukti lapangan bukan banyak wacana. Asli pencetak lapangan pekerjaan dan devisa. Patriot Bangsa.

4. Rio Erlangga. Pemuda baru 2,5 tahun lalu keluar dari status karyawan Perusahaan besar ternama. Nekad melawan arus jadi wirausahawan, petani plasmanya lebih dari 50 KK, karyawannya puluhan orang dan punya industri pengolahan jeruk dan buah lainnya, di Bogor. Pantas diteladani kiat jadi Insan Mandiri.

5. Dr Purwanto. Pemuda lulusan Fak. Kedokteran Univ. Brawijaya Malang. Petani jeruk, cabe dan integrasi dengan sapi. Inovatif. Domisili di Banyuwangi. Menggerakkan masyarakat agar gemar bertani inovatif jiwa wirausahawan. Dokter sekaligus petani penuh antusias.

6. Hadi Apriliawan. Lulusan S2 Univ. Brawijaya Malang. Asli Banyuwangi, domisili di Malang. Sering juara lomba inovasi tingkat nasional baik swasta maupun negara. Fokusnya pada mesin – mesin agro hulu dan hilir. Karyawannya lebih dari seribu orang. Saya bangga karena selain karyanya telah banyak beredar di Indonesia juga banyak diekspor. Sungguh Inovatif. Pembangun optimisme. Mantap !

_*Tentu masih sangat banyak, Kaum Milenial Harapan Indonesia yang siap melanjutkan Indonesia jauh lebih baik lagi di masa mendatang*_.

Semoga bermanfaat..

Salam Inovasi 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan