MENINGKATKAN MINAT BACA DENGAN PROGRAM BUKU BERGULIR DI PERPUSTAKAAN ANGURAH DESA DWIMULYO

dwimulyo.desa.id  09 Januari 2019. Perpustakaan Anugrah Dwimulyo adalah Perpustakaan Desa. Perpustakaan Anugrah berdiri sejak tahun 2011. Dipelopori oleh Insaf Setia, S.Pd. sebagai Kepala Perpustakaan dan Sutrisno, S.Pd. sebagai Kepala Tata Usaha Perpustakaan. Perpustakaan yang memiliki koleksi bahan pustaka diatas lima ribu buku ini terus bergerak dan meningkatkan berbagai kegiatan. Sesuai dengan program Perpusnas yang merevitalisasi perpustakaan umum termasuk didalamnya adalah perpustakaan desa. Perpustakaan desa sebagai sentra beberapa kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Perpustakaan yang berada di Jalan Flamboyan ini dikelola secara serius sejak tahun 2013. Mulai mengikuti lomba perpustakaan desa dan pada tahun 2015 dapat berprestasi di tingkat Provinsi Lampung. Tahun 2017 Perpustakaan Anugrah dianugrahi prestasi juara pertama se Tulang Bawang untuk perpustakaan desa. Berbagai program sudah dilaksanakan di Perpustakaan Anugrah ini, mulai dari pelatihan untuk remaja dibidang komputer. Pelatihan vaksinasi unggas. Pembinaan pembuatan pupuk kandang dan pembuatan pakan ternak bagi para peternak di Kampung Dwimulyo.

Program yangberkaitan dengan perpustakaan yang merupakan program untuk peningkatan minat baca juga dilakukan di Perpustakaan Anugrah. Seperti program peningkatan minat baca melealui kegiatan ekspedisi. Kegiatan ini dilakukan beberapa minggu sekali. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar sepuluh sampai lima belas anak-anak disekitar perpustakaan. Kegiatan yang lain dalam rangka meningkatkan minat baca, adalah kegiatan buku bergulir.

Kegiatan buku bergulir adalah sebuah kegiatan yang dilakukan perpustakaan Dwimulyo dalam rangka meningkatkan kepedulian dan meningkatkan minat baca bagi masyarakat. Kegiatan ini dimulai sejak dua tahun yang lalu. Tepatnya sejak tahun 2016. Bagaimanakah bentuk kegiatan ini? Kegiatan buku bergulir adalah kegiatan perpustakaan yang membawakan buku beserta daftar peminjaman kepada sebauh keluarga yang berlokasi terdekat dengan perpustakaan. Kemudian perpustakaan akan menyerahkan buku tersebut untuk dibaca dalam waktu satu minggu.

Setelah dalam waktu satu minggu perpustakaan akan mendatangi lagi keluarga yang didatangi pertama. Kedatangan perpustakaan untuk yang kedua kali ini masih dengan membawa dua buku lagi, untuk dibaca oleh keluarga yang pertama. Kemudian buku yang pertama dibawa dan telah dibaca tersebut oleh keluarga pertama dikirim kepada keluarga kedua atau tetangga sebelahnya.  Keluarga pertama menjelaskan kepada keluarga kedua bahwa buku tersebut akan digulirkan kembali kepada tetangga sebelahnya.

Pada minggu ketiga Perpustakaan akan datang kembali membawa buku untuk diserahan kepada keluarga pertama. Kemudian keluarga pertama menyerahkan buku yang telah dibaca kepada keluarga kedua atau tetangga sebelahnya. Sementara Keluarga kedua juga melakukan hal yang sama, yakni membawa buku yang telah dibaca diserahkan lepada keluarga ketiga. Begitu seterusnya. Satu jalur flamboyan yang terdiri kisaran dua puluh keluarga akan bisa membaca semua dalam waktu dupuluh minggu.

Kegiatan ini bisa berjalan, jika semua merasa memiliki buku perpustakaan dan ikut menjaganya. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut sampai masyarakat betul-betul bisa merasakan manfaatnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan