GEBRAKAN PROGRAM 100 HARI KADIS PENDIDIKAN KABUPATEN TULANG BAWANG

dwimulyo.desa.id   07 Desember 2018. Sesuai dengan jadwal  rapat koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang dengan Komunitas Pendidikan. Dari semua jenjang dimulai Kepala PAUD, SD dan SMP Negeri/Swasta se-Tulang Bawang. Hadir juga sebagian besar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, yakni Kadis, Sekretaris, Kabid. Kepala UPT dan Pengawas sekolah.

Secara simbolis Kadis Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang menyerahkan PMTAS di Penawartama (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Sesuai jadwal rakor pada Zona  masing-masing yang telah ditentukan dengan
1. Zona-1 Hari Senin,Tanggal 10 Desember 2018. Tempat SMP Negeri 1 Menggala, Pukul 07.30. sampai dengan Selesai.
2. Zona-2, Selasa Tanggal 11 Desember 2018. Tempat SMPN 1 Banjar Margo
3. Zona-3, Hari Kamis Tanggal 06 Desember 2018. Tempat SMPN 1 Penawar Tama. (Drs. Made Suardana). Dengan keterangan zona sebai berikut :

Zona-1

Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Gedung Meneng, Dente Teladas.
Zona-2

Kecamatan Banjar Baru, Banjar Agung, Banjar Margo, Gedung Aji Lama, Meraksa Aji, Penawar Aji.
Zona-3

Kecamatan Penawar Tama, GaBa, Rawapitu, Rawa Jitu Selatan dan Rawa Jitu Timur.

Diharapkan  datang tepat waktu karena Ibu Bupati akan membuka acara di tiap zona, begitu  himbauan Ketua MKKS SMP Tulang Bawang, Suradi, S.Pd.

Rakor Kepala Dinas Pendidikan Berama komunitas pendidikan di zona III yang terdiri dari lima kecamatan (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Acara Rakor Dinas Pendidikan bersama ini diawali dengan sambutan Ketua Panitia pelaksana Rustoyo, S.Pd. Kepala SMP Negeri 3 Penawartama. Beliau menyampaikan : Bahwa rapat koordinasi Kepala Dinas Pendidikan berasama komunitas pendidikan zona III.  Ucapan terima kasih bagi semua yang hadir dalam rapat besar ini. Kemudian dilanjutkan laporan yang berisi sebagai berikut : Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini adalah program kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang. Dan merupakan program seratus hari gebrakan kepemimpinan Kepala  Dinas Kabupaten Tulang Bawang yang baru dilantik.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini satu diantaranya adalah untuk menginventarisari permasalahan yang ada disetiap sekolah yang ada di Kabupaten Tulang Bawang ini dari semua jenjang. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana langkah sekolah dalam menangani permasalahan timbul disekolah masing -masing.

Rapat akbar ini dihadiri oleh 128 orang, dari lima kecamatan. yakni Kecamatan Penawartama 33 Kepala sekolah, Kecamatan Gedung Aji Baru 24 kepala sekolah, Kecamatan Rawa Jitu Selatan 24 kepala sekolah, Kecamatan Rawa Jitu Timur 22 kepala sekolah, dan Kecamatan Rawa Pitu 25 kepala sekolah. Sumber pendanaan rakor ini adalah swadaya peserta rakor. imbuhnya sekaligus mengakhairi laporannya.

Rapat dimulai pukul 10.00 WIb dimulai sambutan sekaligus membuka acara Rapat Kerja oleh Kadisdik Tulang Bawang, Nasarudin, S.H., M.M. Kegiatan pertama pembukaan, diawali dengan  penyerahan bantuan PMTAS secara simbolis. Program Pemberian Makanan Tambahan untuk anak sekolah yang merupakan masuk 25 Program unggulan Bupati Tulang Bawang.

Diharapkan sesuai dengan program 100 hari Kadisdik Tulang Bawang. Bahwa tidak ada Sekolah yang tidak rapi, bersih.  Melaui format yang telah disediakan diharapkan, segera dibuat dengan seksama. Baik format  permasalahan maupun langkah-langkah sekolah dalam mengatasi masalah yang timbul disekolah yang ada di sekolah masing masing. Karena hampir bisa dipastikan bahwa setiap sekolah pasti memiliki masalah

Dilanjutkan acara identifikasi permasalahan sekolah dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Yeni Anggraini, S,Pd., M.M. Kemudian dilanjutkan perjenjang, dari jenjang Paud dipimpin oleh Dasad Oktasusiaddin, S.E., M.M.. Permasalahan secara umum di Paud adalah seputar BOP. Bantuan yang digulirkan oleh pemerintah pusat ke Paud dalam waktu satu tahun sekali. Permasalahan berikut yang disampaikan ada lembaga Paud atas nama yayasan tetapi tanah fasilitas yang ditempati tanah kampung, maka izin operasionalnya harus diperbaiki.

Kemudian dilanjutkan Kabid Dikdas Dediyanto, S.E. menyampaikan secara tegas tentang UNBK. Seluruh SMP di Tulang Bawang pada tahun 2019 ini sudah harus 100% melaksanakan UNBK. Kepala sekolah harus selalu memantau baik pengentrian data maupun peralatannya. Permasalahanberikutnya berkaitan dengan  jika ada sekolah yang menarik dana dari komite harus disiapkan semua persyaratan nya termasuk berita acarannya.Penggunaan dana Bos yang Triwulan dua sebanyak 20% harus dibelikan buku pelajaran. Target kedepan adalah jika satu siswa satu buku.

Program PMTAS adalah pemberian makanan untuk siswa SD. Bagaimana dengan MI, apakah bisa mendapatkan bantuan PTAS juga. Secara hierarki MI itu diluar kewenangan Disdik. Tetapi karena ini Program Bupati maka dicanangkan untuk PMTAS tahun 2019 akan dapat semua, baik SD maupun MI.

Pendanaan pendidikan itu sumbernya adalah dari pemerintah pusat, APBD, dan dari Masyarakat. Hanya saja untuk wali murid yang tidak mampu dibebaskan, atau disesuaikan dengan kemampuan. Bantuan dari Dana Desa boleh untuk sekolah. Untuk sumbangan besarnya tidak sama antara satu wali murid dengan wali murid lainnya.

Sambutan berikutnya Kepala Bidang PTK, Yohana Widiatminingsih, M.M. Untuk dana sertifikasi Triwulan 3 sudah digelontorkan oleh pusat. Sementara untuk Triwulan 4 masih dalam proses. Sejalan dengan kinerja guru agar segera ditindaklanjuti tentang keaktifan guru.

Saat ini sedang dikembangkan sistem untuk penataan keberadaan dan kebutuhan akan  guru. Artinya sekolah harus mulai menata data guru sesuai dengan fakta yang ada disekolah. Validitas data sangat menentukan kebijakan kebijakan selanjutnya. Kepala sekolah agar benar benar memantau validitas data yang ada di sekolah masing masing.

Berikutnya berkaitan dengan pemenuhan jam mengajar. Jam kerja. Jam mengajar 24 jam pelajaran. Kemudian jam kerja sampai pukul 15.30 waktu setempat. Sementara jam mengajar di sekolah lain, maksimal hanya 6 jam. Maka diperlukan analisis beban kerja dan analisis jabatan.

SKP, Sasaran Kinerja Pegawai. Sekolah harus membuat Penilaian Kinerja Guru. Hal ini dibuat dalam Laporan Kinerja Guru. Begitu penyampaian yang cukup lengkap dari Kabid PTK tersebut.

Rakor diistirahatkan tepat pukul 12.30 WIB. Istirahat dan menikmati makan siang. Kemudian dilanjutkan kembali sampai pukul 15.40.

Facebook Comments

1 Comment

Tinggalkan Balasan