PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN TERNAK OLEH PPDKL DI PERPUSTAKAAN DWIMULYO DIDUKUNG OLEH IR. ANANG PRIHANTORO (DPD-MPR RI)

dwimulyo.desa.id  12 November 2018. Perpustakaan Anugrah Dwimulyo yang merupakan Perpustakaan Desa yang pemegang Juara I Lomba Perpustakaan Desa se-Lampung pada tahun 2015. Adalah perpustakaan yang terbentuk sejak Tahun 2011. Perpustakaan ini berada di Jalan Flamboyan RT 001 RW 003 Kampung Dwimulyo Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.

Perpustakaan yang dikelola oleh Ibu Insaf Setia, S.Pd. ini bekerja sama dengan PPDK Lampung. Perhimpunan Peternak Kambing dan Domba Lampung ini diwakili oleh Wakil Ketua  Bapak Winarno dan Pembina PPDKL yaitu Bapak Ir. Anang Prihantoro. Bapak Ir. Anang Prihantoro ini adalah seorang DPD MPR RI. Satu lagi dari pengurus PPDKL (Paguyuban Peternak Kambing dan Domba Lampung) yang merupakan pengelola Pupuk dari kohe (kotoran hewan) adalah Bapak Eko.

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Industri di perpustakaan Anugrah Dwimulyo, 09 November 2018 (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Pada tanggal 09 November 2018 pukul 19.30 atau malam Sabtu acara dimulai. Dimoderatori oleh Bapak Sutrisno dari Kepala TU Perpustakaan Anugrah KAmpung Dwimulyo ini menyampaikan bahwa malam ini adalah materinya teori pemanfaatan limbah pertanian dan industri untuk pakan ternak. Kemudian secara langsung menyampaikan bahwa besok adalah acara kelanjutan dari teori ini adalah praktik secara langsung pembuatan pakan ternak.

Peserta Pelatihan Pemanfaatan Limbah pertanian dan Industri di Perpustakaan Anugrah Dwimulyo (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Acara berikutnya disampaikan oleh Bapak Winarno, secara runtut dan gamblang dijelaskan mengapa kita lebih efektif dan efesien serta ekonomis menggunakan pakan ternak ini ketimbang pakan ternak konvensional atau ngarit. Peserta pelatihan ini terdiri dari KWT atau Kelompok Wanita Tani dan para Peternak Kambing dan Sapi di Kampung Dwimulyo.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pakan ternak berbahan baku limbah pertanian dan industri (dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Budidaya kambing  dan domba  banyak diminati oleh masyarakat di Kampung Dwimulyo. Usaha sampingan yang sangat menjanjikan. Tidak memerlukan modal yang terlalu tinggi atau besar. Namun jika kita memiliki kambing yang terlalu besar atau jumlahnya terlalu banyak, maka pakan adalah permasalahan yang paling utama. Meskipun KAmpung Dwimulyo sangat banyak sekali rumput karena dekat dengan kebun sawit. Tetapi tetap dibutuhkan tenaga yang lumayan besar untuk memenuhi kebutuhan akan pakan tersebut.  PPKD Lampung yang didukung penuh oleh Ir. Anang Prihantoro (DPD MPR RI) memahami hal tersebut dan dengan menggandeng Perpustakaan Anugrah Dwimulyo yang sedang menggalakan Program Revitalisasi Perpustakaan dengan programnya Perpustakaan sebagai Literasi untuk kesejahteraan masyarakat. Terlahirlah kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Industri sebagai bahan makanan ternak.

Bapak Winarno dari PPKDL memaparkan tentang pembuatan Pakan ternak dari bahan limbah pertanian dan industri (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Prinsip Nutrisi pakan ternak adalah cukup akan kebutuhan pokok, pertumbuhan yang baik, Reproduksi, Laktasi atau menyusui, Gerak, dan Kerja. Sedangkan untuk Kebutuhan pokok pakan ternak adalah: Protein. Karbohidrat, Lemak, Vitamin, Mineral, Air, dan Zat additif.

Pemaparan teori Pemanfaatan Limbah pertanian dan Industri untuk pakan ternak di Perpustakaan Anugrah Dwimulyo (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Manfaat nutrisi pakan ternak. Kita mulai dari :

Protein : Pembentukan dan menggantikan sel-sel yang rusak. Berperan dalam proses pertumbuhan. Berperan dalam percepatan proses metabolisme dalam tubuh (enzim). Komponen yang penting dalam otot, kulit. rambut/bulu, hormon dan immuglobin. Ciri pakan sumber protein ini dibutuhkan 20%. yang terdapat pada bungkil kopra, bungkil kedelai, dan sejenisnya.

Kegiatan Praktik Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Industri di Kamdang Kambing warga, Kegiatan ini diselenggarakan di Perpustakaan Anugrah Dwimulyo (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Selain Protein yang kedua adalah karbohidrat. Ciri PK minimal 20% SK minimal 18% dinding sel minimal 35%. Karbohidrat ini merupakan sumber energi. Bahan yang termasuk sumber karbohidrat ini adalah dedak, jagung, gandum, onggok, tetes, dan sejenisnya. Bahan selajutnya adalah Lemak.  Lemak ini juga sebagai sumber energi. Sebagai pembawa vitaamin.  Contoh yang termasuk dalam lemak ini adalah minyak sawit, jagung dan biji kapas.

Dalam pembuatan pakan ternak ini juga dibutuhkan vitamin. Kegunaan vitamin adalah untuk mempertahankan kekuatan tubuh.  Meningkatkan kesehatan ternak. Vitamin larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Dan vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B. Keperluan lain yang tidak kalah penting dalam upaya memenuhi kebutuhan akan pakan ternak yang baik adalah mineral. Mineral ini berguna untuk pembentukan jaringantulang dan urat. Membantu keperluan berproduksi. Membantu proses pencernaan dan penyerapan zat-zat makanan.  Menggantikan mineral tubuh yang hilang.

Praktik Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Industri untuk bahan pakan ternak kambing di Perpustakaan Dwimulyo (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Air adalah termasuk dalam kandungan yang dibutuhkan agar pakan menjadi baik. Kegunaannya sebagai pelarut dan media bagi reaksi kimia dalam tubuh. Sevagai media transportasi masuknya zat-zat ke dan dari sel tubuh. Terakhir adalah zat additif atau zat tambahan.  Yaitu bahan yang ditambahkan sebelum keransum dalam jumlah sedikit.  Zat ini seperti antibiotik dan hormon. Contoh konkretnya adalah jahe, temu lawak, asam cuka dan sejenisnya.

Persyaratanbahan pakan ternak. Syarat yang pertama adalah mudah diperoleh. Tidak berssaing dengan kebutuhan manusia. Tersedia dalam jangka waktu yang panjang. Harga relatif lebih murah. Kualitas pakan yanga baik, baik warnanya, bau, rasa, bentuk dan ukuran. Tidak rusak atau berjamur. Tidak bercampur dengan bahan yang lain.

Kemudian langkah terakhir adalah pencampuran bahan baku. Bahan pertama adalah cacahan rumput. Rumput ini bisa berupa rumput gajahan, kolonjono, jagung, jerami, daun sigkong dan lain-lain. Dicacah secara lembut, sebaiknya menggunakan mesin pencacah. Tetapi jika tidak ada mesin pencacah dapat dicacah secara manual. Tetapi tidak dalam sekala besar.  Setelah dicacah kemudian dicampur bahan-bahan yang lain. Bungkil kelapa, kulit kopi, dedak, dan lain-lain. Terakhir adalah menyiram dengan tetes yang disesuaikan dengan jumlah bahan yang akan disiram dan jumlah yang untuk menyiramnya.

Bapak Winarno dari PPKD Lampung bersama peserta mulai melakukan praktik pencampuran bahan baku pakan ternak dari limbah (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Langkah terakhir, menyimpan dalam wadah plastik. Demikian cara pembuatan pakan ternak ini yang akan dapat bertahan lebih dari enam bulan jika penyimpanannya dengan cara yang baik. Kelebihan pakan ini adalah lebih irat jika dibandingkan dengan pakan konvensional. Lebih hemat waktu. Jadi kita cukup sekali membuat pakan ternak bisa dalam jangka waktu satu bulan lebih tidak perlu mencari rumput lagi. Efesien bukan?

Hadir Ir. Anang Prihantoro anggota DPD-MPR RI, memberikan dukungan secara penuh kepada peserta pelatihan (Dokumentasi : desa.id, Foto by : TM)

Penyampaian materi ini diakhiri dengan diskusi. Setiap peserta yang bertanya, menjawab, atau aktif dalam diskusi diberikan hadiah satu botol susu kambing etawa. Susu kambing etawa ini memiliki kelebihan yang cukup luar biasa. Dengan diadalakan pelatihan ini diharapkan peterank akan semakin kreatif, inovatif, edukatif, dan produktif .

Semua Aparatur dan Kepala Kampung hadir dalam Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak dan industri di Perpustakaan Anugrah Dwimulyo (Dokumen : desa.id, Foto by : TM)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan