INOVASI TANI “KELAPA GENJAH YANG MENGGIURKAN’

 

 

KELAPA GENJAH YANG MENGGIURKAN

Oleh : Wayan Supadno/Pak Tani

Peluang dan ancaman
Kita sungguh bersyukurnya atas anugerah Nya dan berterima kasih atas warisan leluhur kita ragam kekayaan alam yang berlimpah, yang belum tentu bisa dimiliki negara – negara lain, misal saja kelapa, utamanya kelapa genjah (cepat berbuah), RRC punya pabrik olahan kelapa total bahan bakunya dari Indonesia, tidak kurang dari 7 milyar butir/tahun disedotnya, limbah ditiadakan demi nilai tambah lebih banyak lagi dari ragam produk turunannya.

Luas kelapa kita setara dengan 3,4 juta ha, 94% nya milik perani, usia 88% di atas 40 tahun berarti kita tanam kelapa hanya masa orde baru saja, dampaknya biaya produksinya tidak kompetitif akibat pohon yang sudah tinggi – tinggi.

Kelapa Genjah yang Sudah Siap Panen Milik Bapak Wayan Supadno (Dokumentasi :desa.id, Foto by : TM)

Ragam varietasnya banyak sekali, bahkan masih banyak yang belum dilepas terdafatar oleh Kementan, contoh sederhana kelapa genjah ijo wulung dan kelapa genjah maya, 2 varietas ini sangat – disukai pada daerah – daerah tertentu akibat dari nilai manfaat yang dimilikinya. Padahal maksimal 30 bulan bisa siap produksi jika diambil buah muda atau niranya buat bahan gula merah.

Peluang untuk dikembangkan sangat besar lagi, harga bisa kompetitif lagi karena genjah/cepat buah dan biaya produksi rendah akibat pohonnya pendek – pendek. Ancamannya, jika tidak sekarang juga dilepas varietasnya bisa jadi diakui negara lain, syukur – syukur dimuliakan lagi agar lebih genjah dan produktif lagi, jika tidak kita remajakan bisa jadi sekian tahun ke depan akan turun drastis jumlah produksi kita skala nasional, yang selama ini jadi sumber cadangan devisa tinggal kenangan belaka.

_Potensi pasarnya…_
Ibaratnya beli dari kita Rp 4000, disulap di RRC jadi minimal Rp 40.000, berkat inovasinya membumi dan fasilitas pendukung biaya produksinya yang begitu kompetitifnya. Beli bahan baku dari kita ” hanya diproses sebentar ” lalu disebar lagi ke seluruh negara belahan dunia termasuk ke Indonesia lagi, dengan wujud ragam produk turunannya.

Beda lagi dengan negara – negara Eropa dan Australia, makin populer dengan mengkonsumsi kelapa muda, sejalan makin sadar betapa banyak manfaat dari air kelapa muda, harganyapun menarik sekali, di Australia kelapa genjah dijual di pasar modern di atas Rp 50.000/butir, di Jerman di atas Rp 80.000/butir. Padahal di Petani hanya sekitar Rp 4.000/butir. Berkat inovasi kemasan pasca panen siap saji saja.

Panen Kelapa Genjah yang siap dipasarkan Milik Bapak Wayan Supadno Cibubur (Dokumentasi :desa id, Foto by : TM)

Dampak kampaye negatif sawit, permintaan minyak kelapa di Indonesia apalagi pasar dunia makin melambung tinggi, ini sebuah harapan dan energi besar yang baru bagi dunia kelapa, dasar itulah salah 1 sebab Kementan mengadakan peremajaan kelapa dengan dana APBN minimal 30.000 ha/tahunnya. Sejalan dengan kesadaran masyarakat terhadap biaya produksi petik yang makin mahal saja karena pohonnya dominan telah menjulang tinggi.

Permintaan gula di dalam negeri sangat tinggi sekali, semua bahan makanan utamanya kecap total butuh gula kelapa, bahkan pernah saya kedatangan tamu dari bagian pengadaan perusahaan besar multinasional ( _Tbk_) mengeluhkan bahwa kapasitas produksinya dibatasi sekalipun pasarnya terus makin melejit, dibatasinya akibat kekurangan bahan bakunya yaitu gula merah kelapa berstandar yang bersangkutan, kitapun tahu jumlah impor gula makin naik hingga sekarang sekitar 7 juta ton/tahun, ini sesungguhnya juga peluang kelapa genjah kita.

_Teknis budi daya.._
Sebenarnya hal ini sangatlah mudah karena tiap kali kita menggambar pemandangan pantai slalu ada pohon kelapa di dalamnya, itu pertanda reflek kita sudah tahu bahwa agroklimat kelapa idealnya pada dataran rendah, maksimal 600 dpl.

Pengalaman saya pribadi, menanam kelapa 1 lubang tanam dengan pisang sangat membantu percepatan tumbuh kembangnya karena pisang bisa membuat akar kelapa slalu lembab banyak air dan sekaligus merangsang perbanyakan akar maupun tunas karena pada bonggol pisang banyak hormon auskin dan sitokinin. Sehingga umur 22 bulan sudah berbunga keliling tiap pelepah.

Jarak tanam kelapa genjah 7 x 7 meter atau populasi 220 pohon/ha jika segitiga sama sisi, perlakuan khusus ideal pada pangkal bawah ditimbun pupuk kandang sekitar 15 kg/pohon, disiram atau tabur biang mikroba lalu ditutup lagi dengan tanah agar mikroba berbiak maksimal dampak kondisi anaerob.

Ini dilakukan cukup 1x setahun tepatnya pada menjelang musim hujan agar saat kena air proses mupuk berjalan alami, meneteskan pupuk secara pasti walau terukur perlahan ( _slow release_), tanaman kelapa pun nampak vigor dan cepat berbunga berbuah.

Kelapa Genjah memang cepat berbuah dan buahnya sangat lebat, Kelapa ini tanaman Bapak Wayan Supadno di Cibubur (Dokumentasi : desa.id, Foto by : TM)

Sekali lagi, kelapa kita butuh dimudakan karena apa yang akan terjadi dunia kelapa tahun – tahun mendatang sama dengan apa yang kita lakukan sekarang hal penanaman / memudakan / meremajakan.

Salam Sumpah Pemuda 🇮🇩🌴
WS/Pak Tani

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan