LITERASI UNTUK KESEJAHTERAAN

Para Peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Perpustakaan Umum Tahun 2018 di Hotel Swiss Bell Bandar Lampung, 08-12 Oktober 2018. (dok.desa.id, Foto By. TM)

dwimulyo.desa.id. I (11-10-2018). Diklat Peningkatan Kapasitas Fasilitator Pengembangan Perpustakaan Umum Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional ini sangat bertujuan luar biasa. Perpustakaan sebagai sentral bagi masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya.

 

Strategi dalam literasi untuk kesejahteraan ini adalah :

  1. Pelibatan masyarakat secara langsung dalam upaya memngembangkan potensi masyarakat secara maksimal.
  2. Perpustakaan sebagai sentral pengembangan kemampuan TIK bagi masyarakat dan dapat memanfaatkan internet untuk memperoleh informasi dan keterampilan seluas-luasnya.
  3. Kegiatan advokasi dan kemitraan adalah upaya Perpustakaan mencari mitra dalam membantu mengoptimalkan kegiatan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Kegiatan Praktik penyusunan Perencanaan kegiatan Pelibatan Masyarakat (Dok. desa.id. Foto by : TM)

Dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Fasilitator ini juga dipelajari bagaimana melakukan elevator speech, dengan tipsnya sebagai berikut :

  1. Berinisiatif duluan.
  2. berbicara jelas, singkat, dan padat.
  3. Higligt keberhasilan Anda.
  4. Hindari “Jargon” dan “Buzzword”
  5. Tetap pada tema
  6. Practice make perfect (terus berlatih)
  7. Katakanlah tindak lanjutnya.

Kegiatan perwakilan dari kabupaten (Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Way Kanan) (Dok. desa.id, Foto by : TM)

Kemudian untuk pengadaan Lobi, maka harus:

  1. Melakukan pertemuan.
  2. Mempersiapkan bahan lobi
  3. melakukan kontak yang mau dilobi
  4. Mempersiapkan orang yang mampu.
  5. Kenali orang yang kita lobi.
  6. Pilih orang yang tepat untuk membantu.
  7. Patuhi hukum dan aturan.
  8. Pilih waktu yang tepat
  9. Penampilan yang baik.
  10. Dikemas dengan baik
  11. Jangan taku gagalJujur
  12. Sampaikan manfaatnya.
  13. Tidak menyuap.

Kegiatan Praktik simulasi lobi. (Dok. : desa.id, Foto by : TM)

Pada pelibatan masyarkat ini ada lima sasaran yang masuk dalam program revitalisasi, yakni :

  1. Perempuan
  2. Pemuda
  3. UKM
  4. Difabel
  5. Pelajar.

Kegiatan ini juga dipelajari tentang dokumentasi kegiatan, yang merupakan satu diantara kegiatan yang sangat penting: Dokumentasi kegiatan adalah kegiatan pengumpulan informasi kegiatan. Yang perlu didokumentasikan adalah :

  1. Kegiatan advokasi.
  2. kegiatan pelibatan masyarakat.
  3. Hasil layanan komputer dan internet.
  4. Koleksi bahan pustaka dan penambahannya.
  5. Stackholder meeting.
  6. Pembelajaran TIK
  7. Cerita dampak.

Tahap-tahap rencana kegiatan ini adalah :

Penyususnan matrik perencanaan kegiatan secara lengkap, dengan melalui enam tahapan sebagai berikut :

1. Membuat matrik Pelibatan masyarakat, dengan format : Kegiatan, sasaran. waktu, tempat, biaya dan sumber serta penanggung jawab.

2. Matrik kedua adalah Peningkatan Pelayanan TIK. Kegiatan ini adalah kegiatan yang akan dilakukan untuk melakukan pelayanan dibidang TIK, bisa melalui pelatihan, membuka layanan secara umum, pendampingan, dan kegiatan lain yang serupa.

3. Rencana Kerja Promosi, dalam mempersiapkan satu kegiatan ini, diperlukan juga promosi dengan tujuan informasi perencanaan kegiatan ini lebih matang dan diketahui oleh masyarakat.

4. Rencana Kerja Kemitraan adalah untuk mendapatkan dukungan baik dari pihak ketiga, baik sebagai sponsor maupun sebagai nara sumber.

5. Rencana Kerja lobi, Rencana kerja ini untuk mempersiapkan dalam mencari dukungan kepada mitra.

6. Rencana Kerja Publikasi, ini adalah tahap terakhir dalam perencanaan sebuah kegiatan. Yakni menginformasikan bahwa kegiatan sudah dapat terlaksana dengan baik.

Facebook Comments

2 Comments

  1. Betul sekali.. Pelatihan ini sangat luar biasa, semoga berjalan dengan lancar program selanjutnya dan Lampung dapat menghasilkan infack dari revitalisasi ini seperti Kabupaten dari provinsi lain… Amin

Tinggalkan Balasan