HAL IMPOR SAPI

Sapi Bali asli Indonesia

*HAL IMPOR SAPI*

_*Oleh : Wayan Supadno/Pak Tani*_

dwimulyo.desa.id |11-10-2018
Saya suka asal jika hanya betina bakalan semua, lalu dipercayakan kepada Peternak Rakyat atau Anak Muda calon peternak intektual.

Syukur – syukur jumlahnya hingga 2 juta ekor.
Tentu negara pengekspor tidak mau seketika, mungkin butuh 2 tahun.

Karena tidak ada negara pemilik pasar gemuk dimatikan pasarnya oleh negaranya sendiri.

Jika impor betina 2 juta ekor..
Maka 2 tahun berikutnya kita Nol Impor Sapi.

Karena…
Anaknya akan sekitar 1,6 juta ekor setara 80% nya jumlah kelahiran.

Yang jantan anakan siap potong sekitar 800.000 ekor (setara dengan jumlah yang kita impor/tahun selama ini)

Yang betina 800.000 ekor juga, siap juga dijadikan indukan produktif pada 1 tahun berikutnya.

Tahun berikutnya lagi maka kita makin swasembada sapi.

Tapi..
Jika yang diimpor hanya jantan bakalan apalagi yang dikebiri siap dipotong maksimal 6 bulan di Indonesia, seperti selama ini.

Hasilnya…
Selama ini kita tetap tergantung impor.

Itu artinya..
Kita terancam ketersediaan daging sapi..
Kita kehilangan kesempatan berkarya buat Peternak Rakyat..

Pasar sapi kita sangat besar..
Lahan gembala sapi di kita sangat luas..
Ketrampilan mengurus sapipun sangat luwes .
Dana stimulus dari CSR Perusahaan juga banyak bisa dipakai asal fokus..

Jika terus impor sapi 800.000 ekor/tahun sesungguhnya setara dengan nilai Rp 16 Trilyun/tahun, setara dengan bisa menghidupi Peternak Rakyat 400.000 KK.

Masalahnya..
*Mau atau tidak kita menganalisa data selama ini dibuat dasar kebijakan makro untuk data lebih baik lagi di masa mendatang agar generasi kita tidak meninggalkan masalah lebih parah lagi kepada generasi berikutnya.*

Salam 🇮🇩
WS/Peternak.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan