KISAH-KISAH PENUH HIKMAH (CINTA SEJATI)

Kisah-Kisah Penuh Hikmah

dwimulyo.desa.id I (29 September 2018). Sebagai penyemangat pagi, Kisah-kisah penuh hikmah kali ini akan menceritakan tentang cinta sejati

Cinta Sejati

Pagi itu disebuah rumah sakit sedang sibuk-sibuknya seorang pria tua berusia sikitar tujuh puluhan datang untuk memerikssakan jahitan pada luka-luka dijari-jarinya. Petugas rumah sakit yang menyambutnya menyiapkan berkas dan memintannya untuk menunggu. Sebab, semua dokter masih sibuk dan laki-laki tua itu mungkin baru dilayani satu jam lagi.

Sewaktu menunggu pria tua itu tampak gelisah, sebentar-sebentar ia melirik jam tangannya. Petugas itupun bertanya “Apakah Bapak punya janji lain, kok kelihatannya selisah?”

Lelaki tua itu menjawab “Tidak, Bapak cuma mau kepanti jompo untuk makan siang bersama istri”, Makan siang itu merupakan aktifitasnya sehari-hari. Dia bercerita bahwa istrinya dirawat dipanti jompo sejak lama dan istrinya mengidap alzheimer (Hilang ingatan)

Cinta sejati (Dok. By: TM)

“Apakah Ibu akan marah, kalau Bapak datang terlambat?” tanya petugas. Bapak tua itu menjawab “Istriku sudah sejak lima tahun terakhir tidak mengenaliku”

Petugas itupun terkejut, “Bapak masih pergi kesana walaupun istri Bapak tidak mengenalinya lagi?”,

Dia tersenyum, tangannya menepuk bahu petugas sambil berkata “Dia memang tidak mengenali saya, akan tetapi saya masih mengenali dia kan?”

Petugas itu menahan airmata sampai bapak itu pergi. Cinta kasih seperti itulah yang kita inginkan dalam hidup. Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini. Yang sudah terjadi, dan yang akan terjadi.

Pengalaman ini menyampaikan pesan penting bahwa orang yang paling bahagiatidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik.melainkan melakukan yang terbaik dengan apa yang dimiliki.

Hidup bukanlah sekedar berjuang menghadapi badai, tetapi menikmati badai itu sendiri dengan rasa syukur.

Dikutip dari buku : Kisah-Kisah Penuh Hikmah. Version03.2014

Halaman 10-11.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan