MENUMBUHKAN GOTONG-ROYONG

Gotong – Royong Menggali Batang Pohon Palm untuk dipindah ke Halaman Balai Kampung Dwimulyo (Minggu, 04 Maret 2018) Dok. Kamp.

Dwimulyo. Minggu, 04 Maret 2018. Dwimulyo adalah kampung pemekaran baru dari Kampung induk Kampung Sidomulyo, sejak tahun 2009, tepatnya 10 September 2009. Pada tahun itu di Kecamatan Penawartama ada beberapa Kampung pemekaran yang bersamaan dengan Kampung Dwimulyo, yakni Kampung Sidomakmur, Kampung Rejosari, Kampung Wira Agungsari, dan Kampung Trikarya.

 

Melihat dari tahun berdiri lima kampung ini adalah kampung yang masih sangat baru, sehingga kondisinya masih sangat butuh perbaikan yang luar biasa banyak. Mulai dari kondisi jalan, kondisi lapangan, kondisi perkantoran, dan kondisi lingkungan yang lain yang serba baru. Sebagai langkah yang terbaik adalah kerja keras, semangat, dan kekompakan dalam memperbaiki Kampung Dwimulyo. Memperbaiki segala bidang.

 

Dalam memperbaiki segala bidang tentunya dibutuhkan dana yang sangat besar, selain itu tenaga yang lumayan banyak. Untuk itu dibutuhkan kekompakan dan partisipatif atau keperdulian yang sangat tinggi dari masyarakat dalam menyukseskan pembangunan kampung ini. Gotong-royong adalah kunci utama dalam mempercepat merealisasikan semua kegiatan itu. Gotong royong harus dilakukan dengan catatan sebagai berikut :

  1. Berkelanjutan 

Berkelanjutan maksudnya adalah bahwa kegiatan gotong royong itu tidak akan pernah berhenti, terus dan terus berkelanjutan dengan waktu secara berkala, bisa jadi setiap minggu sekali, atau dua minggu sekali, atau bahkan bisa dalam waktu satu bulan sekali.

Gotong-Royong Mengangkat Batang Palm untuk Ditanam di Halaman Balai Kampung Dwimulyo. (Doc. Kampung)
  1. Aparatur sebagai Pelopor

Aparatur adalah pelayan masyarakat, dan juga teladan bagi masyarakat, seyogyanya menjadi contoh, tidak hanya sekedar memberikan contoh, tetapi betul-betul menjadi contoh yang baik bagi masyarakatnya. Dari Pejabat Kabupaten Tulang Bawang sudah terlihat Ibu Bupati selalu menggalakan gotong-royong melalui kegiatan Jum at bersih. Sudah menjadi keharusan bagi Kampung untuk lebih giat agar bisa meningkatkan ekonomi, kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan maysarakat.

 

  1. Tertib dan Adil

Masyarakat adalah warga atau orang dewasa dengan berbagai kualitas kepribadian, sehingga jika ada kesalahan yang cukup terlihat saja akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Apalagi berkaitan dengan gotong – royong. Sudah bisa dipersiapkan sebelumnya sebuah kesepakatan yang tertuang dlam peraturan Kampung. Peraturan tentang gotong royong dan sanksinya bagi yang tidak meksanakannya.

 

  1. Skala Prioritas 

Pemilihan tempat atau lokasi yang akan digotong royonkan itu sudah semestinya menganut kepentingan bersama, selain itu juga menganut skala prioritas atau mana yang lebih darurat lebih penting dan yang akan didahulukan. Sehingga tidak akan menimbulakan keirian oleh masyarakat, dan akan tercipta masyarakat yanag saling memahami, saling bekerja sama.

Gotong- Royong Menanam Pohon Palm di Halaman Balai Kampung Dwimulyo (Dok. Kampung)


5. Mengevaluasi Gotong Royong Bersama

Yang tidak kalah pentingnya adalah mengevaluasi semua kegiatan secara bersama agar tercipta gotong-royong yang betul betul efektif, efesien, ekonomis, dan berdaya manfaat lebih maksimal

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan